Jenis Jenis Vapor (Rokok Elektrik) Dan Harganya – Beberapa tahun
belakangan ini penggunaan rokok elektrik atau yang juga disebut vapor
telah berkembang pesat termasuk di Indonesia. Vaporizer merupakan rokok
dengan tenaga baterai dan mampu mengurangi resiko bahaya merokok
tembakau.
Cara kerja dari vaporizer ini adalah menggunakan koil pemanas
untuk mengubah liquid menjadi uap. Menariknya liquid atau e juice ini
memiliki beragam rasa. Jadi perokok bisa memilih e juice sesuai selera
mulai dari yang creamy seperti coklat milk hingga rasa buah buahan yang
segar.
Nah setelah mengenal apa itu vapor atau rokok elektrik, mungkin kamu
tertarik untuk membelinya. Bagi pemula pasti bingung dengan jenis vapor
atau rokok elektrik yang akan kamu beli. Pasalnya vaporizer sendiri
memiliki beberapa jenis dan tentunya harganya pun berbeda beda. Berikut
ini kami akan kami jelaskan macam macam vapor dan harganya.
Jenis jenis Vapor (Rokok Elektrik) dan Harganya
1. Starter Kit
Jenis vapor yang satu ini memiliki ukuran yang kecil dan gaya hisapnya
masih seperti rokok konvensional. Starter kit memiliki 3 komponen utama
yakni tank atau atomizer, replaceble coil dan baterai. Tank berfungsi
untuk menampung liquid atau e juice. Sementara replaceble coil terdiri
dari kawat atau coil pemanas serta bahan penyerap yang terbuat dari tali
silica. Jika vapor rasanya sudah seperti gosong maka komponen ini harus
diganti. Saat membeli sesuaikan juga ukuran ohm karena akan menentukan
banyaknya asap dan rasanya. Dan komponen yang terakhir adalah baterai
yang berfungsi sebagai sumber listrik untuk memanaskan kawat atau koil.
Kelebihan dari starter kit ini adalah penggunaanya yang mudah dan simple
cocok untuk pemula. Namun rasa dan uap yang dihasilkan masih kalah dari
jenis vapor lainya. Harga vaporizer jenis starter kit ini berkisar
antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.
2. Mechanical MOD
MOD sebenarnya merupakan tabung yang berisi baterai dan untuk memutus
dan menyambung sirkut. Bentuknya seperti senter hanya saja bohlamnya
diganti dengan atomizer atau tank. MOD dan atomizer atau tank dijual
terpisah. Jadi kamu bisa memilih jenis tank yang lebih cocok. Tank atau
atomizer sendiri memiliki beberapa jenis yakni RTA, RDA dan RDTA. Secara
sederhana RTA memiliki tabung untuk menampung liquid, sedangkan RDA
tidak ada penampungnya sehingga harus meneteskan liquid untuk
menggunakanya. Sedangkan RDTA merupakan gabungan antara RTA dan RDA.
Jenis ini memiliki watt besar sehingga baterai cenderung boros.
Kekurangan lainya adalah vapor dan flavour yang dihasilkan belum
maksimal karena tidak ada pengatur watt. Namun kamu bisa build coil
sendiri dan menentukan berapa resistansinya tidak seperti starter kit.
Harga mechanical MOD ini tentunya lebih murah ketimbang jenis elektrical
MOD
3. Elektrical MOD
Jenis vaporizer ini disertai dengan layar dan pengatur watt. Jadi kamu
bisa mengatur besarnya watt yang dikeluarkan. Dengan demikian vapor dan
flavour yang dihasilkan lebih maksimal. Electrical MOD dan atomizer juga
dijual secara terpisah, jadi kamu bisa memilih jenis atomizer yang
paling cocok. Harganyapun bervariasi dari setiap pabrikan mulai Rp 500
ribuan hingga jutaan rupiah.
Itulah ketiga jenis vapor (rokok elektrik) dan harganya. Nah gimana
tertarik untuk beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik ini?
semoga ulasan kali ini dapat membantu.

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Jenis-jenis VAPOR (rokok elektrik) dan HARGANYA"
Post a Comment